1 Ayat Qauliyah dan Kauniyah

إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍۢ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ

2 Berpikirlah

ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًۭا وَقُعُودًۭا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًۭا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ.

3 Poligami Rasulullah SAW

“Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,.

4 Luqman Al-Hakim

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.

5 Les Ngaji Iqro

(seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.”(QS. Ali-‘Imran: 190-191).

Showing posts with label Islamophobia. Show all posts
Showing posts with label Islamophobia. Show all posts

Friday, August 26, 2016

Raja Yordania Pidato soal Islam, Pemimpin Eropa Terkesima dan Banyak Muslim Menangis




Akibat propaganda islamophobia, banyak orang-orang Barat yang salah mempersepsikan Islam. Hal itulah yang ingin diluruskan oleh Raja Yordania Abdullah II bin Al-Hussein. Di depan Parlemen Eropa, Raja Abdullah II menjelaskan makna menjadi seorang muslim.

Berkali-kali, pidato Raja Abdullah II ini mendapatkan applause dari para anggota parlemen Eropa. Dan di akhir pidatonya, ia mendapatkan standing applause yang meriah, menunjukkan apresiasi dan penghormatan para anggota parlemen Eropa atas pidato tersebut.

Pidato di Strasbourgh pada 10 Maret 2015 itu juga membuat banyak umat Islam terharu. Tidak sedikit netizen yang mengaku menangis melihat pidato Raja Abdullah II.

“Ah keren banget! ahhh kereeeennn...... aku pun terharu... terutama ketika ada apresiasi dari kepala negara lain untuk menghormati beliau,” kata Fitriani A Sjarif.

“Kenapa aku menangis..... Terharu,” kata Giza Paulasari.

“Ini keren, walau sudah lihat berulang kali tapi mata masih berair kalau lihat video ini,” kata Hoshi.

Berikut ini transkrip dan video pidato Raja Abdullah II di depan Parlemen Eropa:

“Apa makna sebenarnya menjadi seorang Muslim. Aku dan banyak Muslim lainnya telah diajarkan sejak tahun-tahun pertama, bahwa agama kami (Islam) menuntut hormat dan perhatian bagi sesama.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Kalian tidak beriman hingga kalian mencintai sesamamu seperti kalian mencintai dirimu sendiri”. Itulah makna menjadi seorang Muslim.

Di antara nama-nama Allah, kita dengar: Maha Pengasih (Ar Rahman) dan Maha Penyayang (Ar Rahim).

Selama hidupku, setiap hari aku mendengar dan memberi salam “Assalamu’alaikum”.

Ucapan kepada orang lain agar diberkati dengan damai. Inilah makna menjadi seorang Muslim.

Lebih dari seribu tahun lalu sebelum Konvensi Jenewa, tentara muslim dilarang membunuh anak-anak, wanita dan orang tua. Dilarang merusakan pohon, dilarang mencelakakan pendeta, dilarang merusak gereja.

Nilai-nilai islam yang sama ini diajarkan kepada kami di sekolah sejak kanak-kanak. Tidak menghancurkan atau menodai di mana Tuhan disembah. Tidak masjid, tidak gereja, tidak sinagong.

Sejarah, geografi dan masa depan mengikat kita. Jangan ada yang memisahkan kita, karena bersama-sama kita bisa membangun pilar-pilar saling menghormati, yang akan mendukung kebaikan bersama bagi generasi mendatang. Terima kasih.” (tarbiyah)

Friday, August 19, 2016

Inilah Penembak Mati Imam Masjid New York, Tak Ada Media Sebut Teroris




Imam Masjid Jame Al-Furqan New York dan asistennya ditembak mati usai menjalankan ibadah shalat, Sabtu (13/8/2016) lalu. Polisi kini telah menangkap pelakunya, namun tak ada satu pun media yang menyebutnya sebagai teroris.

Polisi membekuk Oscar Morel. Pria berusia 35 tahun didakwa kepemilikan senjata api dan pelaku pembunuhan imam masjid Maulama Akonjee dan Thara Uddin. Kedua warga muslim AS keturunan Bangladesh berusia 55 tahun dan 64 tahun itu ditembak Morel pada Sabtu (13/8/2016) siang dan dimakamkan pada hari Senin (15/8/2016) dengan dihadiri ratusan warga New York.

Kepala Kepolisian New York, Detektif Robert Boyce, menjelaskan bagaimana Morel bisa tertangkap. Awalnya, Morel terekam kamera berada di Ozone Park, tempat kejadian saat penembakan terjadi.

Sejumlah saksi mata menguatkan, mobil Chevy TrailBlazer warna hitam milik Morel terlihat meninggalkan Ozone Park usai penembakan.

Selang sekira 10 menit setelah penembakan, Morel terlibat insiden lalu lintas di jarak 4,8 kilometer dari lokasi penembakan. Penyelidikan insiden lalu lintas itu kemudian berlanjut ke penyelidikan penembakan. Morel ditangkap pada hari Ahad (14/8/2016), namun saat itu ia belum dijerat sebagai pelaku penembakan.

Yang menarik, tak ada satu pun media Barat yang menyebut Morel sebagai teroris. “Mungkin karena korbannya adalah muslim,” kata sebagian netizen yang memperhatikan jika ada kejadian sebaliknya yakni korban non muslim dan pelakunya muslim, pasti segera ramai berita berjudul teroris. [Ibnu K/Tarbiyah.net]

Monday, June 27, 2016

Tokoh Umat : Waspadai Liberalisme dan Kebencian Terhadap Islam


Jakarta.  Revisi RUU Antiterorisme, RUU Minuman Beralkohol, Kepemimpinan DKI Jakarta, dan Pencabutan Perda-Perda oleh pemerintah hangat dibahas dalam Diskusi Tokoh Terbatas yang diselenggarakan oleh DPP Hizbut Tahrir Indonesia (16/6/2016).

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More