1 Ayat Qauliyah dan Kauniyah

إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍۢ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ

2 Berpikirlah

ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًۭا وَقُعُودًۭا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًۭا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ.

3 Poligami Rasulullah SAW

“Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,.

4 Luqman Al-Hakim

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.

5 Les Ngaji Iqro

(seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.”(QS. Ali-‘Imran: 190-191).

Showing posts with label Libya. Show all posts
Showing posts with label Libya. Show all posts

Monday, May 30, 2016

Umar Mukhtar Pimpin Libya Kalahkan Italia




JAKARTA --  Nama Umar Mukhtar cukup melegenda di kalangan umat Islam Libya. Bahkan, sejarah mencatatnya sebagai pejuang pemberani yang melawan penindasan kaum kolonial di bumi Libya.

Profesi sebagai seorang pengajar sempat ia jalankan selama beberapa tahun sebelum tentara Italia benar- benar menancapkan kuku kekuasaanya untuk menguasai Libya.

Perjuangan Umar Mukhtar Gelorakan Semangat Kemerdekaan Libya




JAKARTA -- Akan tetapi, seperti dikisahkan dalam buku Orang-Orang Muslim Berjasa Besar Pada Dunia, setangguh apa pun pasukan yang dipimpin Umar Mukhtar, akhirnya mereka dipaksa mengakui kecanggihan peralatan tempur para penjajah.

Akhirnya, ia tertangkap di Padang Koufra. Pemerintah Italia menjatuhkan hukuman mati bagi sang pejuang. Ia dihukum dan syahid di atas tiang gantungan dengan disaksikan ratusan pengikutnya pada 1932.

Umar Mukhtar Biasakan Shalat Tahajud dan Baca Alquran




JAKARTA -- Tumbuh kembang Umar Mukhtar, tak terlepas dari didikan dan dedikasi yang besar dari kedua orang tua, terutama ayahandanya, Syekh Mukhtar bin Umar. Sang ayah memiliki keinginan kuat agar anak kesayangannya itu menjadi figur ulama yang mumpuni. Umar kecil disekolahkan ke lembaga pendidikan Jaghbub. Di sinilah ia banyak belajar agama dan menghafal Alquran.

Kepergian sang ayah menghadap Sang Khaliq sempat membuat Umar belia terpukul. Motivator sekaligus teladan kebanggaannya itu sangat berjasa besar mencetak kepribadian dan karakternya. Akhirnya, ia pun diasuh oleh Hussein al-Ghariani, sang paman dari jalur ayah. 

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More