1 Ayat Qauliyah dan Kauniyah

إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍۢ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ

2 Berpikirlah

ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًۭا وَقُعُودًۭا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًۭا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ.

3 Poligami Rasulullah SAW

“Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,.

4 Luqman Al-Hakim

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.

5 Les Ngaji Iqro

(seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.”(QS. Ali-‘Imran: 190-191).

Showing posts with label MUI. Show all posts
Showing posts with label MUI. Show all posts

Friday, August 19, 2016

MUI Kecam Oknum TNI yang Lakukan Aksi Brutal di Masjid




MEDAN -- Tindak arogansi yang dilakukan oknum prajurit TNI AU Lanud Soewondo terekam dalam kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) sebuah masjid di Jalan Teratai, Sari Rejo, Medan Polonia, Medan. 

Tak hanya kepada warga sipil, oknum TNI itu juga merusak kotak infak masjid. Dalam rekaman berdurasi satu jam 24 menit itu, dua oknum prajurit tampak merusak kotak infak masjid. Pada pukul 16.19 WIB, seorang oknum TNI memukul kotak infak dengan menggunakan balok kayu. Kotak infak tersebut terletak di seberang masjid dan di pinggir jalan. 

Tiga detik berselang, seorang rekannya ikut menendang kotak infak yang terbuat dari kaca itu. Beberapa prajurit sempat membantu seorang yang berasal dari dalam masjid dan mengumpulkan uang dari dalam kotak infak yang pecah itu. Namun pada 16.25 WIB, seorang personel tampak mengantongi benda dari sekitar kotak infak itu. Sebelumnya, kaki prajurit tersebut seperti dengan sengaja menginjak sesuatu. 

Tuesday, August 2, 2016

MUI Sebut Ada Tiga Hal Pemicu Kerusuhan di Tanjung Balai




JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara terkait kerusuhan hingga pembakaran rumah ibadah di Tanjung Balai, Sumatra Utara.

Sekjen MUI, Tengku Zulkarnain menilai, permasalahan di Tanjung Balai merupakan hal yang kecil. Namun, adanya provokasi di media sosial, kasus tersebut semakin meluas hingga menyebabkan kerusuhan.
"Padahal masalah sepele itu bisa diselesaikan di tingkat RT atau RW," kata Tengku saat dihubungi, Senin (1/8).

Tengku mengatakan, ada tiga hal yang memicu kerusuhan tersebut. Yaitu ketidakadilan, ketertindasan, dan ketidakberdayaan umat Islam di Tanjung Balai.

Soal tidak adanya keadilan di Tanjung Balai, Tengku mengatakan, seharusnya masyarakat saling menghargai dan memiliki sikap toleransi khususnya dalam ibadah.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More