1 Ayat Qauliyah dan Kauniyah

إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍۢ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ

2 Berpikirlah

ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًۭا وَقُعُودًۭا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًۭا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ.

3 Poligami Rasulullah SAW

“Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,.

4 Luqman Al-Hakim

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.

5 Les Ngaji Iqro

(seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.”(QS. Ali-‘Imran: 190-191).

Showing posts with label Tazkiyatun nafs. Show all posts
Showing posts with label Tazkiyatun nafs. Show all posts

Saturday, June 4, 2016

TAZKIYAH AN-NAFS




Oleh: Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi

Salah satu misi mengapa Allah mengutus para Rasul adalah untuk pensucian diri atau “tazkiyatunnafs” (QS. Al-Jum’ah 2). Mengapa diri manusia harus disucikan? Alasannya sesuai dengan watak jiwa manusia yang diciptakan dengan sebaik-baik ciptaan. Namun manusia diberi potensi untuk berbuat kebaikan (taqwa) dan kejahatan (fujur) ” (QS. Al-Shams 7-8). Maka dari itu manusia tidak luput dari berbuat salah dan dosa, sekecil apapun. Itu semua bisa terjadi ribuan kali dalam sehari semalam.

Tapi seorang Muslim tidak perlu khawatir. Islam memberi jalan atau cara atau alat untuk menghapus dosa-dosa kecil itu. Jalan atau cara penghapusan dosa-dosa itu adalah syariah. Syariah dalam arti luas mengandung aqidah, hukum-hukum, akhlaq dsb.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More