1 Ayat Qauliyah dan Kauniyah

إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍۢ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ

2 Berpikirlah

ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًۭا وَقُعُودًۭا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًۭا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ.

3 Poligami Rasulullah SAW

“Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,.

4 Luqman Al-Hakim

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.

5 Les Ngaji Iqro

(seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.”(QS. Ali-‘Imran: 190-191).

Showing posts with label Do'a. Show all posts
Showing posts with label Do'a. Show all posts

Friday, August 19, 2016

Ustaz Arifin Ilham: Doa di rapat paripurna suara hati kita semua yang cinta negeri ini




Pimpinan Majelis Az Zikra KH Muhammad Arifin Ilham ikut mendukung terhadap doa yang dipanjatkan oleh anggota Komisi III DPR H.R Muhammad Syafi’i saat rapat paripurna bersama DPR/MPR/DPD pada Selasa (16/8/2016) lalu.

Menurut Ustaz Arifin Ilham, doa tersebut merupakan suara hati kita semua yang mencintai umat dan negeri ini. Berikut penuturan Ustaz Arifin tentang doa tersebut yang ia sampaikan dalam akun facebooknya, Rabu (17/8):

Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barkaatuhu.

SubhanAllah walhamdulillah MERDEKA dengan DOA
Doa adalah perintah Allah
Doa adalah inti ibadah
Doa adalah harapan
Doa adalah senjata mujahidNya
Doa adalah rintihan hambaNya yg dhoif
Doa adalah bisikan hati para pecintaNya
Doa adalah tangisan mereka yg dizholimi
Doa adalah semangat da’wah
Doa adalah ruang muhasabah diri
Dan banyak lagi keistimewaan doa.

Di hari tasyukkuran kemerdekaan RI negeri tercinta ini, abang mengajak kalian menyimak kembali doa ustadz haji Raden Muhammad Syafii, yang juga dikenal Romo oleh teman teman kita Kristiani karena rendah hati dan cintanya, pembelaannya kepada dhuafa dan mustadhafiin, kaum yang tertindas.

Doa MENGGEMPARKAN Usai Pidato Presiden Jokowi: "Ya Allah, Jauhkan kami dari pemimpin khianat"




JAKARTA - Usai Presiden Joko Widodo membacakan laporan APBN-P dan nota keuangan, Ketua DPR RI Ade Komarudin yang memimpin Rapat Paripurna mempersilahkan Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Muhammad Syafi'i untuk memimpin doa.

Rupanya doa yang disampaikan oleh Syafi'i begitu tajam dan menyindir berbagai persoalan di Indonesia.
Di hadapan Presiden Jokowi yang turut mengangkat kedua tangan berdoa, lantunan do'a dari Muhammad Syafi'i ini begitu telak:

"Ya Allah, Jauhkan kami dari pemimpin yang khianat yang hanya memberikan janji-janji palsu, harapan-harapan kosong, dan kekuasaan yang bukan untuk memajukan dan melindungi rakyat ini, tapi seakan-akan arogansi kekuatan berhadap-hadapan dengan kebutuhan rakyat,"

Doa ini mendapat apresiasi luar biasa dari peserta sidang. Tepuk tangan membahana hampir setengah menit. Selama pembacaan doa pun, ribuan peserta sidang tampak hikmat menundukkan kepala.

Tuesday, July 26, 2016

Mengapa Doa Ibu Mampu Menembus Langit?




BUKANLAH tidak mungkin jika sangatlah banyak orang orang sukses di seluruh dunia ini lantaran mempunyai hubungan yang baik dengan kedua orang tuanya terlebih kepada ibu. Kenapa? Karena ridha Allah ialah ridha orang tua, dan doa ibu itu sungguh tanpa hijab di hadapan Allah mudah menembus langit. Sehingga doa seorang ibu yang ia dipanjatkan untuk anaknya boleh jadi sangat mudah untuk Allah kabulkan.
Mungkin sebagian orang masih tidak sadar bahwa kemungkinan kesuksesan-kesuksesannya selama ini adalah buah dari doa seorang ibu kepada Allah tanpa ia ketahui. Dan seorang ibu itu tanpa disuruh pasti akan selalu mendoakan anaknya di tiap nafasnya kala bermunajat kepada Allah. Tapi seorang anak belum tentu selalu berdoa untuk orang tuanya.

Barangkali juga kita suka mengeluh tentang sifat buruk orang tua, entah karena ibu nya cerewet, suka ikut campur, suka nyuruh-nyuruh, tidak gaul dan lain sebagainya. Jika seperti ini maka tragis. Kenapa tragis? Karena terlalu fokus dengan secuil kekurangan orang tua dan melupakan segudang kebaikan yang telah diberikan kepada kita selama ini.

Di luar sana mungkin ada orang-orang di pinggir jalanan, di bawah kolong jembatan dan di tempat lainnya mereka juga suka mengeluh, tapi yang mereka keluhkan ialah bukan karena sifat orang tua atau ibu mereka, tapi mereka mengeluh karena mereka tidak punya lagi orang tua.

Berkah di Balik Doa Sebelum Jima


Katakan tidak kumpul  kebo! Ayo Nikah!


DARI Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika salah seorang dari kalian (yaitu suami) ingin berhubungan intim dengan istrinya, lalu ia membaca do’a: (Bismillah Allahumma jannibnaasy syaithoona wa jannibisy syaithoona maa rozaqtanaa), “Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami”, kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya,” (HR. Bukhari no. 6388 dan Muslim no. 1434).

Kapan Do’a Tersebut Dibaca?

Ash Shon’ani berkata bahwa hadits tersebut adalah dalil bahwa do’a tersebut dibaca sebelum bercumbu yaitu ketika punya keinginan. Karena dalam riwayat Bukhari lainnya disebutkan,
 “Adapun jika salah seorang dari mereka mengucapkan ketika mendatangi istrinya …” (HR. Bukhari no. 5165). Makna kata “ketika” (حِينَ) dalam riwayat ini bermakna “berkeinginan”, (Subulus Salam, 6: 91).

Saturday, June 18, 2016

Bagaimana doa dapat mempercepat kesembuhan pasien



Oleh : HARUN YAHYA

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (QS. Al Mu'min, 40:60)

Menurut Al Qur'an, doa, yang berarti "seruan, menyampaikan ungkapan, permintaan, permohonan pertolongan," adalah berpalingnya seseorang dengan tulus ikhlas kepada Allah, dan memohon pertolongan dari-Nya, Yang Mahakuasa, Maha Pengasih dan Penyayang, dengan kesadaran bahwa dirinya adalah wujud yang memiliki kebergantungan. Penyakit adalah salah satu dari contoh tersebut yang dengannya manusia paling merasakan kebergantungan ini dan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Tambahan lagi, penyakit adalah sebuah ujian, yang direncanakan menurut Hikmah Allah, yang terjadi dengan Kehendak-Nya, dan sebagai peringatan bagi manusia akan kefanaan dan ketidaksempurnaan kehidupan ini, dan juga sebagai sumber pahala di Akhirat atas kesabaran dan ketaatan karenanya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More