1 Ayat Qauliyah dan Kauniyah

إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍۢ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ

2 Berpikirlah

ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًۭا وَقُعُودًۭا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًۭا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ.

3 Poligami Rasulullah SAW

“Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,.

4 Luqman Al-Hakim

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.

5 Les Ngaji Iqro

(seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.”(QS. Ali-‘Imran: 190-191).

Showing posts with label Pemimpin. Show all posts
Showing posts with label Pemimpin. Show all posts

Friday, August 19, 2016

Pemimpin Kafir Vs Pemimpin Muslim


Pemimpin & Masyarakat


Friday, August 12, 2016

Menimbang Calon Pemimpin, Adakah yang Ideal?




Oleh: Harri Ash Shiddiqie (Penulis Tinggal di Jember)

Siapa yang kelak memimpin Jakarta? Siapa pula yang kelak memimpin Amerika? Dua topik ini selalu menghias pemberitaan di negeri ini. Apakah yang terpilih nanti bisa benar-benar menjadi pemimpin, sekedar pimpinan, atau hanya pemimpi yang rakus menikmati segala kuasa? Semuanya akan bisa jelas terlihat setelah melewati perjalanan waktu.

Menakar calon pemimpin, tentunya tak bisa lepas dari sejarah. Berderet nama pemimpin yang harum, Iskandar Zulkarnain, raja yang tak pernah kalah, di umur 33 tahun wilayahnya membentang sejak Yunani sampai garis sebelah barat India. Shalahuddin al-Ayyubi, Nelson Mandela dan Gandhi. Tetapi jangan lupa, ada pemimpin yang menodai bumi, Caligula, Hitler, Stalin dengan Gulagnya.

Itu dari sejarah. Ada yang mendengungkan pembelajaran pemimpin bukan dari kisah nyata, tetapi dari karya-karya sastra, fiksi. Itu dilakukan di Harvard oleh Joseph L. Badaracco, seorang profesor Etika Bisnis pada program MBA.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More