1 Ayat Qauliyah dan Kauniyah

إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍۢ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ

2 Berpikirlah

ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًۭا وَقُعُودًۭا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًۭا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ.

3 Poligami Rasulullah SAW

“Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,.

4 Luqman Al-Hakim

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.

5 Les Ngaji Iqro

(seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.”(QS. Ali-‘Imran: 190-191).

Tuesday, August 2, 2016

Mengapa Rossi Selalu Memakai Nomor 46 Di MotoGP?'




Trenz Corner - ini sebuah kebetulan. Tapi lihatlah, di balapan MotoGP, finish di urutan berapapun di akhir musim, Valentino Rossi akan selalu memakai nomor 46 di musim berikutnya. Mengapa memangnya? Regulasi MotoGP mengharuskan, setiap juara dunia harus selalu memakai nomor 1 di musim berikutnya. Casey Stoner, Nicky Hayden, atau misalnya Jorge Lorenzo. Tapi tidak untuk Rossi.

Dari tahun ke tahun, Rossi selalu memakai nomor 46. Di MotoGP, nomor 46 sudah identik dengan Rossi—baik ketika di Honda, Yamaha, dan sekarang Ducatti. Dari sejak merintis karir di kelas 125 CC sampai 1000 CC.

Dari segi balapan, kecuali dua musim terakhir ini di Ducatti, tak ada yang meragukan Rossi. Rossi adalah aktor utama MotoGP. Jika Rossi tak berlaga atau terlempar jatuh di awal race, MotoGP seperti sudah selesai. Stoner or Lorenzo wins the race, but Rossi wins the battle. Selalu itu yang diulang-ulang oleh presenter MotoGP.

Neraka Poso: Konflik Islam-Kristen, Warga Keturunan, Santoso, dan Tibo




Oleh: Selamat Ginting, (Jurnalis Senior Republika)

Berhari-hari saya mencoba menulis laporan tentang kasus Poso. Tetapi saya tidak berhasil menyusun kalimat demi kalimat. Saya gagal, walaupun sudah berusaha menenangkan diri dengan menyanyi diiringi band. Lagu demi lagu. Namun, lagi-lagi saat di depan monitor laptop, saya belum bisa menulis.

Terus terang saya terbawa suasana pada 1998 hingga 2001. Poso bagi saya adalah neraka liputan. Pada masa itu lebih dari 600 rumah terbakar, sekitar 60 ribu warga mengungsi. Jangan tanya jumlah warga yang tewas, saya pegang data jumlah korban tewas. Mengerikan!

MUI Sebut Ada Tiga Hal Pemicu Kerusuhan di Tanjung Balai




JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara terkait kerusuhan hingga pembakaran rumah ibadah di Tanjung Balai, Sumatra Utara.

Sekjen MUI, Tengku Zulkarnain menilai, permasalahan di Tanjung Balai merupakan hal yang kecil. Namun, adanya provokasi di media sosial, kasus tersebut semakin meluas hingga menyebabkan kerusuhan.
"Padahal masalah sepele itu bisa diselesaikan di tingkat RT atau RW," kata Tengku saat dihubungi, Senin (1/8).

Tengku mengatakan, ada tiga hal yang memicu kerusuhan tersebut. Yaitu ketidakadilan, ketertindasan, dan ketidakberdayaan umat Islam di Tanjung Balai.

Soal tidak adanya keadilan di Tanjung Balai, Tengku mengatakan, seharusnya masyarakat saling menghargai dan memiliki sikap toleransi khususnya dalam ibadah.

Itoc Tochija, Kasus Cibeureum, Golkar dan Istri yang Ingin Jabatan Kembali Walikota Cimahi




Kabar baru Partai Golkar Jumat, 29 Juli 2016 Sudiarto Letakan Jabatan Ketua DPD,  dan mantan Walikota Itoc Tochija Isi Dua Jabatan di Partai Golkar. Inilah yang saat ini sedang heboh Kota Cimahi.

Mantan Wali Kota Cimahi, Itoc Tochija, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kota Cimahi. Praktis, saat ini Itoc mengisi dua jabatan di partai Golkar, pertama sebagai Plt ketua DPD Golkar Cimahi dan kedua sebagai Wakil Ketua Bidang komunikasi dan informasi di DPD Golkar Jabar.

Sudiarto mengaku sudah tidak menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar, Kota Cimahi. Kini dirinya berstatus sebagai Wakil Sekretaris di DPD Golkar Jabar.

Semua keputusan termasuk penempatan dalam organisasi diatur oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, diakui Sudiarto.

Dan masih Dikatakan Sudiarto, dirinya harus tunduk dalam setiap keputusan yang diambil partai. Selain itu, tugasnya sebagai ketua DPD Golkar Cimahi pun sudah selesai, termasuk melakukan penjaringan untuk bakal calon Wali Kota Cimahi, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) serentak 2017.

 “Iya, itu perintah partai, semua itu pusat yang ngatur, termasuk sikap Golkar dalam menghadapi Pilkada nanti,” ujar Sudiarto, saat ditemui di Gedung Historich, Jalan Gatot Subroto, Jumat (29/7/2016).

Itoc kini sebagai Plt Golkar secara pasti politik Golkar di Cimahi sedang dimainkan dalam Pilkada serentak 2017, Petahana Wali Kota Cimahi yaitu istrinya Atty Suharti.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More