1 Ayat Qauliyah dan Kauniyah

إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍۢ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ

2 Berpikirlah

ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًۭا وَقُعُودًۭا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًۭا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ.

3 Poligami Rasulullah SAW

“Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,.

4 Luqman Al-Hakim

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.

5 Les Ngaji Iqro

(seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.”(QS. Ali-‘Imran: 190-191).

Thursday, January 26, 2017

Nabi Muhammad dan Kaum Difabel




Muhammad Zulfikar Rakhmat

Banyak orang yang melihat sosok Nabi Muhammad dari perspektif yang berbeda. Bagi mereka yang melihat sosok Rasulullah dari sudut pandang yang positif, beliau digambarkan sebagai seorang pemimipin yang adil, prajurit yang pemberani serta seorang suami yang ideal.

Sementara, banyak juga masyarakat yang menggambarkan sosok Nabi Muhammad dari sudut pandang negatif, menggambarkan beliau sebagai pedofil atau seorang teroris.

Namun dalam artikel ini, saya ingin menggambarkan sosok Nabi Muhammad dari sudut pandang yang lain. Saya akan bercerita tentang betapa pentingnya Rasulullah bagi kaum difabel yang memiliki keterbatasan.
Bagi saya dan kaum difabel lainnya Nabi Muhammad lebih dari sekedar inspirator bagi kaum penyandang disabilitas. Ia adalah pembela hak-hak kaum difabel.

Haji Mengubah Malcom X Melawan Diskriminasi Rasial di AS




Diperkirakan dua juta Muslim berkumpul dari seluruh dunia melaksanakan ritual puncak haji, yaitu wukuf di Padang Arafah. Pada 1964, seorang warga Afro Amerika, Malcom X juga pernah melakukan hal serupa di tempat yang sama. 

Perjalanan haji dan wukuf di Arafah saat itu telah mengubah perjalanan hidupnya secara drastis, yakni melawan penindasan warga kulit hitam Amerika oleh warga kulit putih. Hal itu ia tuangkan dalam salah satu surat pribadinya, yang ditujukan kepada asisten setia di Harlem. 

Dilansir dari Arysnews.tv, Ahad (11/9), berjudul 'Historical letter that Malcolm X wrote after Hajj', Malcom X menulis, "Amerika perlu memahami Islam, karena inilah satu-satunya agama yang menghapus dari masalah rasial dalam komunitas bangsa ini." 

Adzan





- عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدِ بْنِ عَبْدِ رَبِّهِ قَالَ: «طَافَ بِي - وَأَنَا نَائِمٌ رَجُلٌ فَقَالَ: تَقُولُ: اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ، فَذَكَرَ الْأَذَانَ - بِتَرْبِيعِ التَّكْبِيرِ بِغَيْرِ تَرْجِيعٍ، وَالْإِقَامَةَ فُرَادَى، إلَّا قَدْ قَامَتْ الصَّلَاةُ - قَالَ: فَلَمَّا أَصْبَحْتُ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - فَقَالَ: إنَّهَا لَرُؤْيَا حَقٍّ» - الْحَدِيثَ أَخْرَجَهُ أَحْمَدُ وَأَبُو دَاوُد. وَصَحَّحَهُ التِّرْمِذِيُّ وَابْنُ خُزَيْمَةَ
Dari Abdullah bin Zaid bin Abdi Rabbih berkata, ‘Saya melihat dalam tidurku seorang mengelilingiku, kemudian ia berkata, Ucapkanlah,...’allahu akbar...’ kemudian ia mengumandangkan adzan dengan cara membaca allahu akbar empat kali tanpa mengulang, sedangkan iqamah ia baca sekali-sekali kecuali ‘qad qaamati Shalah’. Ia –Abdullah- berkata, ‘Ketika pagi telah tiba, saya mendatangi Nabi SAW. beliau berkata, “Sungguh itu adalah mimpi yang benar.” (HR. Ahmad dan Abu Daud. At Tirmidzi dan Ibnu Khuzaimah menshahihkannya)
[Shahih: Abu Daud 499]
- وَزَادَ أَحْمَدُ فِي آخِرِهِ قِصَّةَ قَوْلِ بِلَالٍ فِي أَذَانِ الْفَجْرِ: «الصَّلَاةُ خَيْرٌ مِنْ النَّوْمِ»
Ahmad menambahkan di akhir hadits tersebut, "Kisah tentang Bilal yang menambahkan bacaan 'As-Shalatu khairun minan naum' —shalat itu lebih baik daripada tidur- dalam adzan shalat Subuh."
[Sanadnya terputus, karena an’anah Abu Ishaq, tetapi syaikh Ahmad Syakir menyatakan maushul, ketika menta’liq hadits ini no. 16429. Ebook editor]
ـــــــــــــــــــــــــــــ
[سبل السلام]
Biografi Perawi
Abdullah bin Zaid Radhiyallahu Anhu adalah Abu Muhammad Abdullah bin Zaid bin Abdi Rabbih Al-Anshari Al-Khazraji. Abdullah hadir pada peristiwa Bai'at Aqabah, ikut serta dalam perang Badar dan peperangan setelah itu. Wafat pada tahun 32 H.

Sunday, January 15, 2017

Download Tesis Habib Rizieq: "Pengaruh Pancasila terhadap Penerapan Syariat Islam di Indonesia"

Tesis Habib Rizieq: "Pengaruh Pancasila terhadap Penerapan Syariat Islam di Indonesia."
Tesis itu merupakan syarat untuk lulus dari kuliah S2 di University of Malaya, Malaysia. Download di sini

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More